Contoh Produktivitas

1.Bagaimana Anda akan mengukur produktivitas:

  • Tukang pos
  • Tenaga penjual
  • Profesor
  • Pekerja sosial
  • Mahasiswa
  • Petani

Produktivitas dapat digambarkan dalam dua pengertian yaitu secara teknis dan  finansial. Pengertian produktivitas secara teknis adalah pengefesiensian produksi terutama dalam pemakaian ilmu dan teknologi. Sedangkan pengertian produktivitas secara finansial adalah pengukuran produktivitas atas output dan input yang telah dikuantifikasi.

Definisi-definisi produktivitas yang telah berkembang dan dibentuk oleh para pakar di Negara-negara dan badan-badan Internasional, antara lain :

1. Menurut Marvin E Mundel, yang dipublisir oleh The Asian Productivity “Organization

(APO) produktivitas didefinisikan sebagai berikut : Produktivitas adalah rasio keluaran yang menghasilkan untuk penggunaan di luar organisasi, yang memperbolehkan untuk berbagai macam produk dibagi oleh sumber-sumber yang digunakan, semuanya dibagi oleh suatu rasio yang sama dari periode dasar”.

2. Menurut Paul Mali definisi produktivitas adalah sebagai berikut :

“Produktivitas adalah ukuran yang menyatakan seberapa hemat sumber daya yang digunakan di dalam organisasi untuk memperoleh sekumpulan hasil”.

Jawaban untuk soal diatas adalah:

  • Tukang pos: bertugas untuk menyampaikan surat, barang, berkas-berkas kepada pelanggan.  Sehingga untuk mengukur produktivitas seorang tukang pos dapat dilihat dari barang-barang yang dikirim oleh pelanggan apakah sampai pada alamat tujuan, dengan waktu yang tepat dan apakah pelayanan dalam sebuah pos telah berjalan dengan baik. Dalam hal ini baik pengirim maupun penerima mempercayakan mengirim barang melalui sebuah pos.
  • Tenaga penjual: tenaga penjual bertanggung jawab menyampaikan barang dagangan kepada konsumen. Pengukuran produktivitas dapat dilakukan dengan melihat data keuangan, data penjualan dan sebagainya.Jika perbandingan barang yang terjual dari tahun ke tahun meningkat maka dapat dikatakan produktivitas tenaga penjual meningkat. Sebaliknya jika penjualan dari tahun ke tahun menurun maka dapat dikatakan produktivitas menurun. Dalam menentukan produktivitas diperlukan evaluasi, perencanaan dan perbaikan produktivitas itu sendiri.
  • Profesor: Profesor dapat dikatakan seseorang yang memiliki ilmu pengetahuan yang luas, untuk menjadi seorang Profesor tidaklah mudah karena harus melewati Jenjang pendidikan yang cukup panjang. Untuk mengukur produktivitas seorang Profesor dapat dilihat dari ilmu yang dimiliki, dapatkah Profesor menerapkan ilmunya pada kehidupan sehari-hari atau membagikan ilmu tersebut kepada orang lain. Misalnya banyak buku yang pengarangnya adalah Profesor, ?????(beri contoh lain).
  • Pekerja sosial: untuk mengukur produktivitas pekerja sosial misalnya diambil contoh orang yang bekerja di PMI. Seorang pekerja sosial tidak melihat apakah gaji yang diterimanya kecil atau besar, bahkan mungkin ada yang tidak mendapatkan gaji. Biasanya pekerja sosial tidak melihat dari sisi materi tetapi lebih kepada kemanusiaan yang bersifat sosial. Sehingga produktivitasnya dapat dilihat dari kinerja yang dilakukannya apakah sudah  sesuai dengan ketentuan.
  • Mahasiswa: produktifitas mahasiswa dapat dilihat pada saat menjalani kuliah apakah aktif dalam perkuliahan, mendapatkan  nilai yang bagus sehingga setelah lulus dari sebuah universitas mahasiswa tersebut dapat menjadi orang yang berpendidikan baik dalam bersikap, berfikir dan mengambil keputusan. Mahasiswa setelah selesai kuliah menjadi sarjana, kemudian memiliki pekerjaan yang layak. Misalnya setelah kuliah dalam dunia kerja dapat menduduki kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan dengan sebelum menjadi sarjana. Jika pekerjaan yang didapat hanya setaraf dengan pendidikan sekolah menengah dapat dikatakan produktivitasnya menurun.
  • Petani: produktivitas petani dapat dilihat dari hasil panen. Hasil panen setiap tahunnya meningkat, hasil panen juga berkualitas baik, dan waktu panen sesuai dengan  ketentuan. Biaya penanaman dan penjualan harus seimbang, yaitu hasil penjualan lebih besar sehingga petani mendapatkan keuntungan bukan sebaliknya mendapatkan kerugian.

 

2. Berilah suatu contoh dari lima unsur didalam lingkungan suatu universitas.

Jawab:

Lingkungan sistem terdiri dari beberapa elemen yang ada diluar, dalam hal mereka bukanlah input, output atau proses. Akan tetapi mereka dipengaruhi performa sistem dan konsekuensi pencapaian suatu sistem. Contoh sistem dalam sebuah Universitas adalah mahasiswa, fakultas, staf, administrasi, gedung, perlengkapan, ide-ide dan aturan. Mahasiswa sebagai input, memasukkan kelas, mengerjakan tugas, perpustakaan sebagai proses dan outputnya adalah berpendidikan.

Satu cara untuk mengidentifikasi elemen lingkungan adalah dengan mengajukan dua pertanyaan.

  • Apakah elemen berkaitan dengan tujuan sistem?
  • Apakah mungkin bagi pengambil keputusan untuk secara signifikan memanipulasi elemen tersebut?

Jika dan hanya jika jawaban dari pertanyaan pertama adalah ya, dan jawaban dari pertanyaan kedua adalah tidak, berarti elemen ada didalam lingkungan. Elemen lingkungan dapat berupa sosial, politik, hukum, fisik atau ekonomi.

Sehingga  contoh dari lima unsur didalam lingkungan suatu universitas adalah universitas lain, aturan dan hukum yang berkaitan dengan sebuah lembaga pendidikan, tempat,bentuk bangunan universitas, dan penghasilan dari pegawai, dosen atau orang yang bekerja pada sebuah universitas tersebut.

One thought on “Contoh Produktivitas

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s